For Special Rate
Please Contact

+62.274.2820666
+62.81125.6622
+62.817238.1111
CULINARY TOUR IN YOGYAKARTA
CULINARY TOUR IN YOGYAKARTA
4 August 2017

Didalam kamus besar indonesia pariwisata adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan perjalanan rekreasi. Sedangkan pengertian secara umum pariwisata merupakan suatu perjalanan yang dilakukan seseorang untuk sementara waktuyang diselenggarakan dari suatu tempat ketempat lain dengan meninggalkan tempat semula dan dengan suatu perencanaan atau bukan maksud mencari nafkah di tempat yang dikunjunginya.

Wisata kuliner misalnya, sebagai seorang wisatawan yang tidak hanya mencari lokasi untuk wisata tetapi juga untuk urusan icip-icip makanan khas di suatu daerah wisata tersebut.

Berikut wisata kuliner yang sering diincar wisatawan di Yogyakarta,

1. Sate Klathak Pak Bari

Sudahkah anda menonton Film AADC 2 ?

Bagaimana Rangga (Nicolas Saputra) mengajak makan malam Cinta (Dian Sastrowardoyo)  di Sate Klathak Pak Bari Bantul.

Sate klathak adalah sate kambing yang dibakar di atas bara api. Bedanya dengan sate kambing biasa, daging sate klathak ditusuk dengan menggunakan jeruji sepeda. Penggunaan jeruji sepeda dari besi dipercaya mampu membuat daging lebih matang luar dalam karena sifat besi yang menghantarkan panas.

Sate klathak merupakan kuliner unik yang hanya bisa kita temukan di Yogyakarta. Salah satu warung tempat menjual sate klathak yang terkenal adalah Warung Sate Klathak Pak Bari.

Warung ini semakin terkenal sejak menjadi salah satu lokasi shooting film Ada Apa Dengan Cinta 2 di Jogja.

Selain sate klathak, anda juga bisa menikmati tongseng kambing, tengkleng, dan gulai jeroan. Warung ini mulai buka sekitar pukul setengah 7 malam, dan tutup sampai sate habis.

Daftar Harga Sate Klathak Pak Bari Bantul

  • Sate Klathak           : Rp 20.000
  • Sate goreng            : Rp 20.000
  • Tongseng Kering   : Rp 20.000
  • Tongseng kuah      : Rp 20.000
  • Nasi goreng            : Rp 20.000
  • Nasi godog             : Rp 20.000
  • Teh / Jeruk Hangat : Rp    2.000
  • Teh Poci                   : Rp 10.000

Menjadi tempat kuliner yang sedang ramai saat ini, membuat anda harus rela mengantri untuk mencicipi sate yang satu ini. JIka anda ingin cepat dilayani, sebaiknya anda berkunjung pada saat pertama buka, yaitu Pkl. 19.00. Atau bisa juga berkunjung pada malam hari sekitar Pk. 23.00 – 24.00

 

2. House of Raminten

Tempat wisata kuliner yang beralamatkan di jalan FM. Noto No. 7 Kota Baru Yogyakarta ini menjadi bukti bahwa menu tradisional bisa disajikan dengan cara yang elegan dan berkelas. House of Raminten merupakan sebuah rumah makan yang menyajikan menu tradisional Yogyakarta seperti tahu bola, wedang sereh, cunduk, brongkos, sate lilit dan nasi kucing.

Arsitektur rumah makan ini terbilang unik dan luar biasa. Anda bisa menemukan sebuah kereta kuda di luar rumah makan, sedangkan di dalamnya Anda bisa melihat ruangan berarsitektur Jawa dengan wangi dupa khas. Seakan belum lengkap, Anda akan makan diiringi dengan gending Jawa yang terus mengalun di rumah makan ini.Menu yang menjadi unggulan di tempat ini adalah minuman yang bernama “perawan tancep.” Minuman ini merupakan campuran berbagai rempah-rempah dengan rasa khas dan unik.

 

3. Gudeg Pawon

Anda pasti sudah tahu Gudeg kan?

salah satu kuliner yang wajib dicoba adalah gudeg. Makanan yang berbahan dasar nangka ini merupakan makanan khas dan menjadi ikon kuliner Yogyakarta. Menemukan penjual gudeg di Jogja bukanlah hal sulit. Bahkan boleh dibilang gudeg adalah satu-satunya makanan yang bisa dijumpai dari pagi, siang, malam, hingga subuh.

Namun tahukah Anda, Rupanya di Jogja ada satu warung gudeg yang sangat unik sekaligus sangat populer di kalangan pecinta wisata kuliner, yakni Gudeg Pawon. Ada 2 keunikan yang dimiliki oleh Gudeg Pawon.Yang pertama, sesuai dengan namanya Gudeg Pawon yang dalam bahasa Jawa berarti gudeg dapur, pengunjung yang ingin menikmati gudeg ini harus mau berdesak-desakan di dapur pemiliknya. Sedangkan keunikan kedua, Gudeg Pawon hanya buka di malam hari, tepatnya di tengah malam saat kebanyakan orang mulai terlelap.

Meski buka di malam hari dan hanya buka selama 3 jam, warung gudeg yang dirintis oleh Bu Prapto Widarso sejak tahun 1958 ini selalu ramai dikunjungi pembeli dari berbagai tempat. Pelanggan Gudeg Pawon terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, orang kantoran, pejabat, bahkan artis lokal maupun nasional.

Gudeg yang disajikan di tempat ini adalah gudeg basah lengkap dengan sambal krecek yang pedas dan ayam kampung. Sensasi gudeg yang manis dengan areh yang gurih, serta ayamnya yang empuk menciptakan perpaduan rasa yang nikmat sehingga membuat orang rela datang malam-malam untuk menikmati kelezatannya. Biasanya pengunjung yang datang ke Gudeg pawon harus antri di pawon (dapur) guna mendapatkan sepiring gudeg. Namun mengingat cita rasanya yang mak nyus hal itu tentu saja bukan menjadi masalah. Apalagi pemilik warung adalah sosok yang ramah. Menunggu datangnya gudeg sambil duduk di dekat tungku tradisional tidak akan menjadi hal yang membosankan.

Warung Gudeg Pawon terletak di Jl. Janturan 36 – 38, Warungboto, Yogyakarta. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 22.30 – 01.00 WIB.

Source : http://www.njogja.co.id/wisata-kuliner/gudeg-pawon-sensasi-menikmati-gudeg-di-dini-hari/

 

4. Bakmi Mbah Mo

Salah satu kuliner yang tidak kalah menarik dari sebelumnya adalah Bakmi Mbah Mo. Bakmi ini sangat lezat, karena kelezatan yang dimilikinya tidak salah jika banyak yang berkunjung ke tempat kuliner ini. Kuliner yang menyajikan berbagai olahan bakmi ini buka pada 11 pagi sampai dengan jam 11 malam. Salah satu keunggulan yang dimiliki menu makanan ini adalah rasa bakmi goreng, bakmi godok yang sangat enak dan terus melekat di lidah pengunjungnya.

Seperti yang terlihat dari namanya, Bakmi Mbah Mo hanya menjual menu khusus bakmi Jawa. Karenanya pilihan menu pun sangat terbatas. Tak ada menu lain seperti nasi goreng atau cap cay yang bisa ditemui di warung bakmi Jawa lain. Ada 3 jenis bakmi Jawa yang tersedia disini, yakni bakmi goreng, bakmi godog / rebus, dan bakmi nyemek. Yang dimaksud bakmi nyemek adalah bakmi rebus dengan kuah yang sedikit. Kesannya terlihat nyemek atau becek. Pilihan minumannya juga tak banyak dan semua tersedia panas / hangat, kecuali minuman botolan. Namun minuman standar seperti teh, jeruk, dan jahe terasa lebih istimewa karena menggunakan gula batu.

Berikut panduan untuk menuju ke Bakmi Mbah Mo,

Dari kota Yogyakarta arahkan kendaraan menuju Jl. Parangtritis, ikuti terus hingga perempatan Manding. Belok kanan pada gapura yang bertuliskan “Manding Sentra Kerajinan Kulit”. Begitu ketemu pertigaan belok ke kanan hingga bertemu percabangan jalan. Ambil arah ke kiri hingga bertemu lagi dengan perempatan. Dari perempatan tersebut belok kanan, ikuti jalan hingga menemukan gapura menuju dusun Code. Disini ikuti beberapa papan petunjuk yang mengarahkan ke lokasiWarung Bakmi Mbah Mo. Kalau masih bingung lebih baik minta panduan warga sekitar.

(Source : https://www.kabarkuliner.com/bakmi-mbah-mo-bantul-bakmi-jawa-juara-dari-pelosok-desa/)

 

5. Kepik Sawah Jalan Godean

Bagi kalian penggila urusan makan-makan serta jalan-jala, Kepik Sawah Jogja benar-benar layak dicoba. Selain murah meriah, menggugah selera juga menawarkan suasana yang berbeda dari tempat yang lain.

Restoran ini mengusung konsep makanan daerah yang ngangeni, lezat dan harganya bersahabat. Menurut Irdam Hari Saputra, penyelia di restoran kepik sawah, menu favorit pengunjung ialah gadon dan garang asem. Sedangkan minumannya, katanya," Limun Lecy, Sarsaparilla sama Coffee Cream." Pada daftar menu minuman tersebut digolongkan sebagai old time lokal soft drink. Secara lengkap namanya adalah Sarsaparilla AY-WHA, Limun Lecy Orang Kaja, Coffee Cream Ndoro Behi, Soda Citroen serta Soda Soemringah. Harganya antara Rp. 8.000,00 sampai Rp. 10.000,00 

Selain bisa menikmati sajian yang khas desa, para pengunjung juga bisa melihat para petani menuai padi sambil mendengarkan gending Jawa. Suasananya seperti dirumah sendiri. Dan untuk mencapainya sangatlah mudah,dari perempatan Demak Ijo terus saja ke barat sampai melewati pusat penjualan tas rajut tangan Dowa Bag.  Sesudahnya,  kira-kira 500 meter sampai menemukan Pedro Pit Shop di kanan (utara) jalan. Papan penunjuk restoran Kepik Sawah ada di pinggir jalan. 

Beloklah kanan di pertigaan dekat Pedro Pit Shop. Kira-kira 200 meter sesudahya, Restoran Kepik Sawah ada di sebelah kanan, bersebelahan dengan areal persawahan. Alamatnya di jalan Godean km. 9, gang Senuko, Sidoagung, Godean, Sleman, Yogyakarta.